2 ULB Lalu aku mendengar suara dari langit bagaikan bunyi deru air bah dan suara guruh yang nyaring. Suara yang aku dengar itu seperti suara pemain kecapi yang memainkan kecapi mereka. BSB BSB: And I heard a sound from heaven like the roar of many waters and the loud rumbling of thunder. And the sound I heard was like harpists strumming their harps.
3 ULB Mereka menyanyikan sebuah nyanyian baru di hadapan takhta dan di hadapan keempat makhluk hidup dan tua-tua itu. Tak seorangpun yang mengetahui nyanyian itu terkecuali seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi. BSB BSB: And they sang a new song before the throne and before the four living creatures and the elders. And no one could learn the song except the 144,000 who had been redeemed from the earth.
5 ULB Tak ada perkataan dusta pada mulut mereka, karena mereka tak bercela. BSB BSB: And no lie was found in their mouths; they are blameless.
6 ULB Kemudian aku melihat seorang malaikat lain yang terbang. Ia membawa kabar baik untuk disampaikan kepada mereka yang diam di bumi—yaitu kepada setiap bangsa, suku, bahasa dan umat. BSB BSB: Then I saw another angel flying overhead, with the eternal gospel to proclaim to those who dwell on the earth—to every nation and tribe and tongue and people.
7 ULB Ia berseru dengan suara yang nyaring, katanya, "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, sebab telah tiba saat penghakimanNya. Sembahlah Dia yang telah menjadikan langit, bumi, laut dan semua mata air." BSB BSB: And he said in a loud voice, “Fear God and give Him glory, because the hour of His judgment has come. Worship the One who made the heavens and the earth and the sea and the springs of waters.”
8 ULB Lalu seorang malaikat yang lain—malaikat kedua—mengikutinya, katanya, "Sudah runtuh, sudah runtuh Babel besar, yang telah membuat bangsa-bangsa menjadi mabuk oleh anggur persundalannya." BSB BSB: Then a second angel followed, saying, “Fallen, fallen is Babylon the great, who has made all the nations drink the wine of the passion of her immorality.”
9 ULB Malaikat yang lain—malaikat ketiga—mengikuti mereka dan berseru dengan suara nyaring, "Jikalau seseorang menyembah binatang dan patungnya, dan menerima tandanya pada dahinya atau pada tangannya, BSB BSB: And a third angel followed them, calling out in a loud voice, “If anyone worships the beast and its image and receives its mark on his forehead or on his hand,
10 ULB ia akan minum dari anggur murka Allah, yang telah disediakan dan dituangkan tanpa campuran ke dalam cawan murkaNya. Orang yang meminumnya akan disiksa dengan api dan belerang di hadapan malaikat-malaikatNya yang kudus dan di hadapan Anak Domba. BSB BSB: he too will drink the wine of God’s anger, poured undiluted into the cup of His wrath. And he will be tormented in fire and sulfur in the presence of the holy angels and of the Lamb.
11 ULB Asap dari api penyiksaan mereka akan naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam tanpa henti-hentinya mereka tak dapat beristirahat—yaitu mereka yang menyembah binatang dan patungnya, dan setiap orang yang menerima tanda namanya. BSB BSB: And the smoke of their torment rises forever and ever. Day and night there is no rest for those who worship the beast and its image, or for anyone who receives the mark of its name.”
12 ULB Ini merupakan panggilan untuk ketabahan bagi orang-orang kudus, yaitu mereka yang menuruti hukum-hukum Allah dan iman kepada Yesus." BSB BSB: Here is a call for the perseverance of the saints, who keep the commandments of God and the faith of Jesus.
13 ULB Aku mendengar suara dari surga mengatakan, "Tuliskanlah ini: Berbahagialah mereka yang mati di dalam Tuhan." "Ya", kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka." BSB BSB: And I heard a voice from heaven telling me to write, “Blessed are the dead—those who die in the Lord from this moment on.” “Yes,” says the Spirit, “they will rest from their labors, for their deeds will follow them.”
14 ULB Aku melihat, dan tampak ada suatu awan putih. Duduk di awan itu menyerupai Anak Manusia. Ia punya mahkota dari emas pada kepalaNya dan sebilah sabit yang tajam pada tanganNya. BSB BSB: And I looked and saw a white cloud, and seated on the cloud was One like the Son of Man, with a golden crown on His head and a sharp sickle in His hand.
15 ULB Lalu malaikat yang lain keluar dari Bait Kudus dan berseru dengan suara yang nyaring kepada Dia yang duduk di awan: "Ambillah sabitMu itu dan mulailah menuai. Karena sudah tiba saat menuai, karena tuaian di bumi sudak masak." BSB BSB: Then another angel came out of the temple, crying out in a loud voice to the One seated on the cloud, “Swing Your sickle and reap, because the time has come to harvest, for the crop of the earth is ripe.”
16 ULB Kemudian Dia yang duduk di awan itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi, dan bumi pun dituai. BSB BSB: So the One seated on the cloud swung His sickle over the earth, and the earth was harvested.
17 ULB Lalu seorang malaikat yang lain keluar dari Bait kudus di surga; ia juga memegang sebilah sabit yang tajam. BSB BSB: Then another angel came out of the temple in heaven, and he too had a sharp sickle.
18 ULB Lalu seorang malaikat yang lain lagi keluar dari mezbah, yakni malaikat yang berkuasa atas api. Ia berseru dengan suara yang nyaring kepada malaikat yang memegang sabit yang tajam, "Ambillah sabitmu yang tajam itu dan kumpulkanlah tandan-tandan buah pohon anggur di bumi, karena buahnya sudah masak." BSB BSB: Still another angel, with authority over the fire, came from the altar and called out in a loud voice to the angel with the sharp sickle, “Swing your sharp sickle and gather the clusters of grapes from the vine of the earth, because its grapes are ripe.”
19 ULB Lalu malaikat itu mengayunkan sabitnya ke atas bumi dan mengumpulkan anggur tuaian di bumi lalu melemparkannya ke dalam kilangan besar murka Allah. BSB BSB: So the angel swung his sickle over the earth and gathered the grapes of the earth, and he threw them into the great winepress of God’s wrath.
20 ULB Anggur-anggur di dalam kilangan itu diperas di luar kota, dan darah mengalir keluar dari dalamnya dan tingginya sampai ke kekang kuda dan jauhnya dua ratus mil. BSB BSB: And the winepress was trodden outside the city, and the blood that flowed from it rose as high as the bridles of the horses for a distance of 1,600 stadia.
Select verses for actions: Enter goes to them and Escape comes back.