Opened
By The Kingdom Tribe (TKT).
Built by Paruto.
v2.1.2
Skip to content
Opened
en
Today
Ask
Read
Journey
More
Luke
Luke
7
IND
BSB
A
a
Luke 7
7
Luke
Preparation and ministry in Galilee
Indonesian Bible (TSI)
John
, person
Jesus
, person
Simon
, person
Israel
, person
Judea
, place
Capernaum
, place
Nain
, place
Indonesian Bible (TSI)
Berean Standard Bible
1
IND
Sesudah Yesus selesai mengajarkan semua hal itu kepada orang banyak, Dia bersama murid-murid-Nya pergi ke kota Kapernaum.
BSB
BSB:
When Jesus had concluded His discourse in the hearing of the people, He went to Capernaum.
2
IND
Di sana ada seorang komandan kompi Romawi yang budaknya sedang sakit keras dan hampir mati. Dia sangat mengasihi budaknya itu.
BSB
BSB:
There a highly valued servant of a centurion was sick and about to die.
3
IND
Maka ketika komandan itu mendengar tentang Yesus, dia mengutus beberapa pemimpin Yahudi menemui Yesus dan meminta-Nya datang untuk menyembuhkan budaknya.
BSB
BSB:
When the centurion heard about Jesus, he sent some Jewish elders to ask Him to come and heal his servant.
4
IND
Ketika mereka bertemu Yesus, mereka memohon dengan sangat supaya Dia menolong komandan itu. Kata mereka, “Pak, orang itu pantas mendapatkan pertolonganmu,
BSB
BSB:
They came to Jesus and pleaded with Him earnestly, “This man is worthy to have You grant this,
5
IND
karena dia mengasihi dan berbaik hati kepada bangsa kita. Dialah yang sudah membiayai pembangunan rumah pertemuan di kota kami.”
BSB
BSB:
for he loves our nation and has built our synagogue.”
6
IND
Yesus pun pergi bersama mereka ke rumah orang itu. Ketika mereka hampir sampai, komandan itu mengutus beberapa orang sahabatnya menemui Yesus dengan pesan, “Tuhan, Engkau tidak usah repot-repot datang ke rumah saya. Saya tidak pantas menerima Engkau di rumah.
BSB
BSB:
So Jesus went with them. But when He was not far from the house, the centurion sent friends with the message: “Lord, do not trouble Yourself, for I am not worthy to have You come under my roof.
7
IND
Bahkan saya sendiri merasa tidak layak datang menemui Engkau. Karena itu saya mohon supaya Tuhan mengucapkan saja, ‘Sembuhlah,’ maka budak saya itu pasti akan sembuh.
BSB
BSB:
That is why I did not consider myself worthy to come to You. But just say the word, and my servant will be healed.
8
IND
Karena saya sendiri juga seorang bawahan yang tunduk pada perintah atasan, dan ada juga banyak tentara di bawah perintah saya. Kalau saya berkata kepada salah satu dari mereka, ‘Pergi ke sana,’ maka dia pergi. Dan kalau saya berkata kepada yang lain, ‘Datang,’ maka dia datang. Kalau saya menyuruh budak saya, ‘Lakukan ini,’ dia pun melakukannya. Seperti itu jugalah keyakinan saya tentang Engkau, bahwa semua perintah-Mu akan jadi.”
BSB
BSB:
For I myself am a man under authority, with soldiers under me. I tell one to go, and he goes, and another to come, and he comes. I tell my servant to do something, and he does it.”
9
IND
Ketika mendengar perkataan itu, Yesus merasa kagum. Lalu Dia berkata kepada orang banyak yang sedang mengikuti-Nya, “Aku menegaskan kepadamu: Di antara bangsa Israel pun belum pernah Aku menemukan orang yang mempunyai keyakinan sebesar ini.”
BSB
BSB:
When Jesus heard this, He marveled at the centurion. Turning to the crowd following Him, He said,
“I tell you, not even in Israel have I found such great faith.”
10
IND
Sewaktu orang-orang yang diutus tadi sampai di rumah komandan itu, mereka melihat budaknya sudah sembuh.
BSB
BSB:
And when the messengers returned to the house, they found the servant in good health.
11
IND
Tidak lama kemudian, Yesus pergi ke kota Nain. Banyak pengikut-Nya pergi bersama Yesus dalam kumpulan yang besar itu.
BSB
BSB:
Soon afterward, Jesus went to a town called Nain. His disciples went with Him, accompanied by a large crowd.
12
IND
Ketika Yesus sampai di dekat gerbang kota, serombongan orang sedang keluar mengusung mayat seorang pemuda, diiringi seorang janda dan banyak warga kota menyertainya. Pemuda yang mati itu adalah satu-satunya anak dari janda tersebut.
BSB
BSB:
As He approached the town gate, He saw a dead man being carried out, the only son of his mother, and she was a widow. And a large crowd from the town was with her.
13
IND
Ketika Tuhan melihat ibu itu, Dia merasa kasihan lalu berkata kepadanya, “Jangan menangis.”
BSB
BSB:
When the Lord saw her, He had compassion on her and said,
“Do not weep.”
14
IND
Dia mendekati usungan itu dan menyentuhnya. Orang-orang yang membawa usungan itu pun berhenti, kemudian Yesus berkata, “Hai pemuda, Aku berkata kepadamu, hiduplah kembali!”
BSB
BSB:
Then He went up and touched the coffin, and those carrying it stood still.
“Young man,”
He said,
“I tell you, get up!”
15
IND
Orang mati itu langsung hidup lagi lalu duduk dan mulai berbicara. Kemudian Yesus menyerahkan dia kepada ibunya.
BSB
BSB:
And the dead man sat up and began to speak! Then Jesus gave him back to his mother.
16
IND
Semua orang yang ada di situ ketakutan serta memuji-muji Allah. Ada yang berkata, “Ternyata Yesus ini adalah nabi agung yang sudah diutus Allah ke tengah-tengah kita!” Dan yang lain berkata, “Allah sudah mulai menolong kita umat-Nya, seperti pada zaman dulu!”
BSB
BSB:
A sense of awe swept over all of them, and they glorified God. “A great prophet has appeared among us!” they said. “God has visited His people!”
17
IND
Maka tersebarlah berita tentang apa yang diperbuat Yesus itu ke seluruh Yudea dan daerah sekitarnya.
BSB
BSB:
And the news about Jesus spread throughout Judea and all the surrounding region.
18
IND
Murid-murid Yohanes Pembaptis memberitahukan semua kejadian itu kepada Yohanes.
BSB
BSB:
Then John’s disciples informed him about all these things.
19
IND
Lalu Yohanes memanggil dua orang muridnya dan menyuruh mereka menemui Tuhan Yesus untuk bertanya, “Apakah engkau ini utusan yang dijanjikan kedatangannya, ataukah kita masih menunggu orang lain?”
BSB
BSB:
So John called two of his disciples and sent them to ask the Lord, “Are You the One who was to come, or should we look for someone else?”
20
IND
Sesampainya mereka kepada Yesus, mereka berkata, “Pak, Yohanes Pembaptis menyuruh kami menemui Bapak untuk menanyakan, ‘Apakah engkau ini utusan yang dijanjikan kedatangannya, ataukah kita masih menunggu orang lain?’”
BSB
BSB:
When the men came to Jesus, they said, “John the Baptist sent us to ask, ‘Are You the One who was to come, or should we look for someone else?’”
21
IND
Pada waktu itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari bermacam-macam penyakit dan penderitaan, mengusir roh-roh jahat dari orang-orang yang kerasukan, serta membuat banyak orang buta bisa melihat.
BSB
BSB:
At that very hour Jesus healed many people of their diseases, afflictions, and evil spirits, and He gave sight to many who were blind.
22
IND
Jadi Yesus menjawab mereka, “Kembalilah kepada Yohanes dan ceritakanlah apa yang sudah kalian saksikan dan dengar sendiri hari ini, yaitu bahwa sekarang banyak orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang yang berpenyakit kulit menular disembuhkan, orang yang tuli bisa mendengar, orang mati dibangkitkan, dan Kabar Baik dari Allah sedang diberitakan kepada orang-orang miskin.
BSB
BSB:
So He replied,
“Go back and report to John what you have seen and heard: The blind receive sight, the lame walk, the lepers are cleansed, the deaf hear, the dead are raised, and the good news is preached to the poor.
23
IND
Beritahukanlah kepadanya, ‘Sungguh diberkati Allah setiap orang yang tidak meragukan Aku.’”
BSB
BSB:
Blessed is the one who does not fall away on account of Me.”
24
IND
Sesudah kedua utusan Yohanes itu pergi, Yesus mulai berbicara kepada orang banyak tentang Yohanes. Dia berkata, “Sebelum pelayanan-Ku dimulai, kalian sudah pernah pergi jauh keluar-masuk padang belantara untuk melihat seseorang, bukan? Tentu kalian tidak pergi begitu jauh untuk melihat sesuatu yang biasa saja, karena memang tidak mungkin orang mau berjalan jauh hanya untuk melihat sehelai rumput yang bergoyang ditiup angin.
BSB
BSB:
After John’s messengers had left, Jesus began to speak to the crowds about John:
“What did you go out into the wilderness to see? A reed swaying in the wind?
25
IND
Siapakah yang kamu cari waktu itu? Pasti bukan seseorang yang berpakaian indah! Karena orang-orang yang hidup mewah dan berpakaian indah tidak ada di padang belantara, tetapi di istana raja.
BSB
BSB:
Otherwise, what did you go out to see? A man dressed in fine clothes? Look, those who wear elegant clothing and live in luxury are found in palaces.
26
IND
Jadi, apa yang kamu cari di sana? Seorang nabi, bukan? Ya, bahkan Aku katakan kepada kalian bahwa kedudukan Yohanes jauh lebih penting daripada seorang nabi.
BSB
BSB:
What then did you go out to see? A prophet? Yes, I tell you, and more than a prophet.
27
IND
Dialah yang dimaksudkan dalam tulisan nabi yang mengatakan, ‘Perhatikanlah: Aku akan menyuruh utusan-Ku lebih dulu, supaya dia menyiapkan jalan sebelum Aku mengutus Engkau.’
BSB
BSB:
This is the one about whom it is written: ‘Behold, I will send My messenger ahead of You, who will prepare Your way before You.’
28
IND
Karena itu Aku menegaskan kepada kalian bahwa Yohanes Pembaptis sebenarnya lebih besar daripada semua nabi yang pernah dilahirkan. Tetapi dalam kerajaan baru yang sudah mulai didirikan Allah, semua orang yang menjadi anggota kerajaan-Nya itu akan dianggap lebih besar daripada Yohanes, bahkan orang yang berkedudukan paling rendah sekalipun.”
BSB
BSB:
I tell you, among those born of women there is no one greater than John, yet even the least in the kingdom of God is greater than he.”
29
IND
Mendengar perkataan Yesus itu, semua orang yang sudah dibaptis Yohanes— termasuk para penagih pajak— memuji Allah dengan berkata, “Kalau begitu, Allah benar-benar mengutus Yohanes Pembaptis dan apa yang Yohanes ajarkan juga benar!”
BSB
BSB:
All the people who heard this, even the tax collectors, acknowledged God’s justice. For they had received the baptism of John.
30
IND
Tetapi orang-orang Farisi dan para ahli Taurat sudah mengabaikan kehendak Allah untuk diri mereka dengan menolak dibaptis oleh Yohanes.
BSB
BSB:
But the Pharisees and experts in the law rejected God’s purpose for themselves, because they had not been baptized by John.
31
IND
Kemudian Yesus berkata, “Aku akan memakai kiasan untuk menggambarkan keadaan orang pada zaman sekarang:
BSB
BSB:
“To what, then, can I compare the men of this generation? What are they like?
32
IND
Mereka seperti dua kelompok anak yang bermain di halaman. Kelompok yang satu berseru kepada kelompok yang lain, ‘Setiap kali kami mengajak kalian bermain sesuatu, kalian selalu menolak! Kalau kami meniup lagu gembira dengan suling, kalian tidak mau menari. Dan waktu kami bermain drama berkabung, kalian juga tidak mau ikut pura-pura menangis.’
BSB
BSB:
They are like children sitting in the marketplace and calling out to one another: ‘We played the flute for you, and you did not dance; we sang a dirge, and you did not weep.’
33
IND
Artinya begini: Kalian selalu menolak pekerjaan Allah, bagaimana pun bentuknya. Waktu Yohanes Pembaptis sedang melayani TUHAN di antara kalian, dia sering berpuasa dan tidak minum air anggur. Tetapi kalian berkata, ‘Dia dikuasai setan.’
BSB
BSB:
For John the Baptist came neither eating bread nor drinking wine, and you say, ‘He has a demon!’
34
IND
Lalu datanglah Aku, Sang Anak Adam. Aku makan dan minum air anggur seperti orang pada umumnya. Tetapi kalian berkata, ‘Lihat! Dia makan dan minum seperti orang rakus! Dia juga berteman dengan para penagih pajak dan orang-orang berdosa lainnya.’
BSB
BSB:
The Son of Man came eating and drinking, and you say, ‘Look at this glutton and drunkard, a friend of tax collectors and sinners!’
35
IND
Meskipun begitu, kebijaksanaan Allah selalu terbukti benar melalui orang-orang yang menaatinya.”
BSB
BSB:
But wisdom is vindicated by all her children.”
36
IND
Lalu seorang Farisi bernama Simon mengundang Yesus makan di rumahnya. Yesus pun pergi ke sana dan menempati meja makan yang disediakan bagi-Nya.
BSB
BSB:
Then one of the Pharisees invited Jesus to eat with him, and He entered the Pharisee’s house and reclined at the table.
37
IND
Di kota itu ada seorang perempuan pelacur. Ketika dia mendengar bahwa Yesus sedang makan di rumah Simon, datanglah dia ke rumah itu dengan membawa sebuah botol dari batu putih yang berisi minyak wangi.
BSB
BSB:
When a sinful woman from that town learned that Jesus was dining there, she brought an alabaster jar of perfume.
38
IND
Ketika Simon dan para tamu sedang makan, perempuan itu datang berlutut di belakang Yesus sambil menangis karena menyesali dosanya. Air matanya bercucuran membasahi kaki Yesus, lalu dia menyeka kaki Yesus dengan rambutnya. Dia juga berulang kali mencium serta meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi yang dia bawa.
BSB
BSB:
As she stood behind Him at His feet weeping, she began to wet His feet with her tears and wipe them with her hair. Then she kissed His feet and anointed them with the perfume.
39
IND
Ketika Simon melihat hal itu, dia berkata dalam hatinya, “Kalau Yesus betul-betul nabi, tentu dia tahu perempuan macam apa yang menyentuhnya! Perempuan itu pelacur!”
BSB
BSB:
When the Pharisee who had invited Jesus saw this, he said to himself, “If this man were a prophet, He would know who this is and what kind of woman is touching Him—for she is a sinner!”
40
IND
Lalu kata Yesus kepadanya, “Simon, Aku mau mengatakan sesuatu kepadamu.” Jawab Simon, “Katakanlah Guru!”
BSB
BSB:
But Jesus answered him,
“Simon, I have something to tell you.”
“Tell me, Teacher,” he said.
41
IND
Lalu Yesus menceritakan perumpamaan ini, “Ada dua orang yang mempunyai utang kepada seorang kaya. Yang satu berutang 500 keping uang perak, sedangkan yang lain berutang 50 keping uang perak.
BSB
BSB:
“Two men were debtors to a certain moneylender. One owed him five hundred denarii, and the other fifty.
42
IND
Karena kedua orang itu tidak sanggup membayar utangnya, maka dengan murah hati pemberi pinjaman itu menghapuskan utang mereka. Nah, siapakah di antara kedua orang itu yang akan lebih mengasihi dia?”
BSB
BSB:
When they were unable to repay him, he forgave both of them. Which one, then, will love him more?”
43
IND
Simon menjawab, “Menurut saya, orang yang utangnya lebih banyak dihapuskan.” Yesus berkata kepada Simon, “Pendapatmu itu betul.”
BSB
BSB:
“I suppose the one who was forgiven more,” Simon replied.
“You have judged correctly,”
Jesus said.
44
IND
Sambil melihat perempuan itu Yesus berkata kepada Simon, “Kamu tentu sudah melihat apa yang sudah dilakukan perempuan ini! Waktu Aku masuk ke rumahmu, kamu tidak memberikan air untuk membasuh kaki-Ku. Tetapi perempuan ini membasuh kaki-Ku dengan air matanya dan menyeka dengan rambutnya.
BSB
BSB:
And turning toward the woman, He said to Simon,
“Do you see this woman? When I entered your house, you did not give Me water for My feet, but she wet My feet with her tears and wiped them with her hair.
45
IND
Waktu Aku masuk rumahmu, kamu tidak menyambut Aku dengan pelukan hangat. Tetapi sejak Aku masuk ke sini, perempuan ini tidak henti-hentinya mencium kaki-Ku.
BSB
BSB:
You did not greet Me with a kiss, but she has not stopped kissing My feet since I arrived.
46
IND
Kamu tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak zaitun, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.
BSB
BSB:
You did not anoint My head with oil, but she has anointed My feet with perfume.
47
IND
Jadi, Aku menegaskan kepadamu bahwa dosanya yang begitu banyak sudah diampuni. Itulah sebabnya dia menunjukkan kasihnya terhadap Aku dengan cara yang luar biasa. Tetapi orang yang diampuni dari dosanya yang sedikit, hanya akan mengasihi dengan sedikit juga.”
BSB
BSB:
Therefore I tell you, her many sins have been forgiven, for she has loved much. But he who has been forgiven little loves little.”
48
IND
Kemudian Yesus berkata kepada perempuan itu, “Aku sudah mengampuni dosa-dosamu.”
BSB
BSB:
Then Jesus said to her,
“Your sins are forgiven.”
49
IND
Para tamu lain yang sedang makan bersama di situ mulai berkata dalam hati mereka masing-masing, “Lancang sekali orang ini berkata begitu! Tidak seorang pun dapat mengampuni dosa manusia selain Allah sendiri.”
BSB
BSB:
But those at the table began to say to themselves, “Who is this who even forgives sins?”
50
IND
Tetapi Yesus berkata lagi kepada perempuan itu, “Karena kamu percaya kepada-Ku, kamu diselamatkan. Pergilah dengan perasaan tenang.”
BSB
BSB:
And Jesus told the woman,
“Your faith has saved you; go in peace.”
Chapter complete
You’ve read Luke 7
Chapter 7 of 24 in Luke
Up next
Luke 8
Read Luke 8
Back to Luke 6
Go deeper
Commentary
What the commentators say on Luke 7
Ask Study Help
Ask anything about Luke 7
IND
Indonesian Bible (TSI). Copyright © 2021 oleh Yayasan Alkitab BahasaKita (Albata) dan Pioneer Bible Translators International. Licensed under CC BY-SA 4.0 (creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0). Text from eBible.org; verses renumbered to the KJV scheme where they differ, otherwise unchanged.
BSB
The Holy Bible, Berean Standard Bible, BSB. Dedicated to the public domain. BereanBible.com
Luke 6
Luke 7
Luke 8