Opened
By The Kingdom Tribe (TKT).
Built by Paruto.
v1.42.2
Skip to content
Opened
Today
Ask
Read
Journey
More
Mark
Mark
9
IND
BSB
A
a
Mark 9
9
Mark
On the way: Jesus teaches about the cross
Indonesian Bible (TSI)
Jesus
, person
Elias
, person
Moses
, person
Peter
, person
John
, person
Galilee
, place
James
, person
Capernaum
, place
Indonesian Bible (TSI)
Berean Standard Bible
1
IND
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Aku menegaskan kepadamu: Beberapa orang di antara kalian yang ada di sini tidak akan mati sebelum melihat bukti-bukti bahwa Allah mulai mendirikan kerajaan-Nya dengan kuasa di dunia ini.”
BSB
BSB:
Then Jesus said to them,
“Truly I tell you, there are some standing here who will not taste death before they see the kingdom of God arrive with power.”
2
IND
Enam hari kemudian, Yesus mengajak Petrus, Yakobus, dan Yohanes naik ke gunung yang tinggi berempat saja. Di sana Yesus berubah wujud di hadapan mereka.
BSB
BSB:
After six days Jesus took with Him Peter, James, and John, and led them up a high mountain by themselves. There He was transfigured before them.
3
IND
Pakaian-Nya menjadi putih cemerlang berkilau-kilau. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa membuat kain seputih itu.
BSB
BSB:
His clothes became radiantly white, brighter than any launderer on earth could bleach them.
4
IND
Tiba-tiba ketiga murid-Nya melihat Nabi Elia dan Musa sedang bercakap-cakap dengan Yesus.
BSB
BSB:
And Elijah and Moses appeared before them, talking with Jesus.
5
IND
Lalu Petrus berkata kepada Yesus, “Wah, Guru, indah sekali kita berada di sini! Kami akan membuatkan tiga pondok— satu untuk Engkau, satu untuk Musa, dan satu lagi untuk Elia.”
BSB
BSB:
Peter said to Jesus, “Rabbi, it is good for us to be here. Let us put up three shelters—one for You, one for Moses, and one for Elijah.”
6
IND
Sebenarnya Petrus hanya asal bicara saja, sebab dia dan kedua murid yang lain sangat ketakutan.
BSB
BSB:
For they were all so terrified that Peter did not know what else to say.
7
IND
Tetapi saat itu juga, turunlah awan dan menutupi mereka. Dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang sangat Aku kasihi. Taatilah Dia.”
BSB
BSB:
Then a cloud appeared and enveloped them, and a voice came from the cloud: “This is My beloved Son. Listen to Him!”
8
IND
Tiba-tiba ketiga murid itu tidak melihat ada orang lain di situ kecuali Yesus sendiri.
BSB
BSB:
Suddenly, when they looked around, they saw no one with them except Jesus.
9
IND
Dalam perjalanan turun dari gunung itu, Yesus melarang mereka, “Jangan menceritakan kepada siapa pun apa yang sudah kalian lihat di atas gunung ini, sebelum Aku hidup kembali dari kematian.”
BSB
BSB:
As they were coming down the mountain, Jesus admonished them not to tell anyone what they had seen until the Son of Man had risen from the dead.
10
IND
Mereka menaati apa yang Yesus perintahkan itu, tetapi kemudian bertanya-tanya satu sama lain tentang apa maksud Yesus dengan mengatakan “hidup kembali dari kematian.”
BSB
BSB:
So they kept this matter to themselves, discussing what it meant to rise from the dead.
11
IND
Kemudian mereka bertanya kepada Yesus, “Kenapa para ahli Taurat mengajarkan bahwa Nabi Elia harus datang lebih dulu sebelum Mesias tiba?”
BSB
BSB:
And they asked Jesus, “Why do the scribes say that Elijah must come first?”
12
IND
Jawab Yesus, “Benar, Elia memang datang lebih dulu untuk mempersiapkan segala hal sebelum Aku datang. Tetapi Firman Allah juga menuliskan, ‘Sang Anak Adam sudah ditetapkan untuk banyak menderita dan dihina orang.’
BSB
BSB:
He replied,
“Elijah does indeed come first, and he restores all things. Why then is it written that the Son of Man must suffer many things and be rejected?
13
IND
Namun Aku memberitahu kalian: Elia sebenarnya sudah datang mendahului Aku, tetapi orang-orang memperlakukan dia sesuka hati mereka. Hal itu juga sesuai dengan yang tertulis tentang dia dalam Firman Allah.”
BSB
BSB:
But I tell you that Elijah has indeed come, and they have done to him whatever they wished, just as it is written about him.”
14
IND
Waktu Yesus dan ketiga murid-Nya itu kembali, mereka melihat banyak orang sedang mengelilingi murid-murid Yesus yang lain. Di situ juga ada ahli-ahli Taurat yang sedang berdebat dengan murid-murid-Nya itu.
BSB
BSB:
When they returned to the other disciples, they saw a large crowd around them, and scribes arguing with them.
15
IND
Sewaktu orang banyak itu melihat Yesus, mereka sangat terkejut dan segera berlari menyambut Dia.
BSB
BSB:
As soon as all the people saw Jesus, they were filled with awe and ran to greet Him.
16
IND
Lalu Yesus bertanya kepada para ahli Taurat itu, “Tadi apa yang kalian perdebatkan dengan murid-murid-Ku?”
BSB
BSB:
“What are you disputing with them?”
He asked.
17
IND
Tetapi tiba-tiba seorang lelaki berbicara dari antara kerumunan itu, “Guru, saya datang untuk membawa anak saya kepada-Mu. Dia dikuasai roh jahat sehingga tidak bisa berbicara.
BSB
BSB:
Someone in the crowd replied, “Teacher, I brought You my son, who has a spirit that makes him mute.
18
IND
Setiap kali roh jahat itu menyerangnya, roh itu membanting-banting dia. Mulutnya berbusa, dia mengertak-ngertakkan giginya, dan badannya menjadi kaku. Saya sudah minta murid-murid-Mu untuk mengusir roh itu, tetapi mereka tidak bisa.”
BSB
BSB:
Whenever it seizes him, it throws him to the ground. He foams at the mouth, gnashes his teeth, and becomes rigid. I asked Your disciples to drive it out, but they were unable.”
19
IND
Kata Yesus kepada mereka, “Bukan main! Kalian masih juga tidak percaya kepada Allah! Sampai kapan Aku harus bersabar terhadap kalian?! Bukankah sudah cukup lama Aku tinggal bersama kalian! Bawalah anak itu kemari!”
BSB
BSB:
“O unbelieving generation!”
Jesus replied.
“How long must I remain with you? How long must I put up with you? Bring the boy to Me.”
20
IND
Mereka pun membawa anak itu kepada-Nya. Saat roh jahat yang ada padanya melihat Yesus, dia langsung membuat anak itu kejang-kejang. Anak itu terbanting ke tanah, berguling-guling, dan busa keluar dari mulutnya.
BSB
BSB:
So they brought him, and seeing Jesus, the spirit immediately threw the boy into a convulsion. He fell to the ground and rolled around, foaming at the mouth.
21
IND
Yesus bertanya kepada ayah anak itu, “Sudah berapa lama dia begini?” Jawab ayahnya, “Sejak dia masih kecil.
BSB
BSB:
Jesus asked the boy’s father,
“How long has this been with him?”
“From childhood,” he said.
22
IND
Roh jahat itu sudah sering berusaha membunuh anak saya dengan melempar dia ke api atau menenggelamkannya ke dalam air. Tetapi kalau Guru bisa berbuat sesuatu, mohon kasihanilah kami dan tolonglah.”
BSB
BSB:
“It often throws him into the fire or into the water, trying to kill him. But if You can do anything, have compassion on us and help us.”
23
IND
Namun Yesus menegur dia, “Masalah yang sebenarnya adalah kamu tidak percaya penuh! Apa saja bisa Aku lakukan. Kalau kamu percaya kepada-Ku, Aku akan melakukannya bagimu.”
BSB
BSB:
“If You can?”
echoed Jesus.
“All things are possible to him who believes!”
24
IND
Sambil menangis, bapak itu langsung berteriak, “Saya percaya, ya Tuhanku! Tolonglah saya supaya bisa lebih yakin!”
BSB
BSB:
Immediately the boy’s father cried out, “I do believe; help my unbelief!”
25
IND
Waktu Yesus melihat kerumunan di situ semakin ramai, Dia membentak roh jahat itu, “Hei, roh yang membuat anak ini bisu dan tuli, Aku perintahkan kamu: Keluar darinya dan jangan pernah masuk lagi!”
BSB
BSB:
When Jesus saw that a crowd had come running, He rebuked the unclean spirit.
“You deaf and mute spirit,”
He said,
“I command you to come out and never enter him again.”
26
IND
Roh jahat itu menjerit dan mengguncang-guncangkan anak itu dengan keras, lalu keluar. Anak itu terbaring kaku seperti mati, sehingga orang banyak yang menyaksikannya berkata, “Dia sudah mati.”
BSB
BSB:
After shrieking and convulsing him violently, the spirit came out. The boy became like a corpse, so that many said, “He is dead.”
27
IND
Tetapi Yesus memegang tangan anak itu, lalu dia pun bangun dan Yesus membantunya berdiri.
BSB
BSB:
But Jesus took him by the hand and helped him to his feet, and he stood up.
28
IND
Waktu Yesus sudah di rumah dan hanya bersama murid-murid-Nya, mereka bertanya kepada-Nya, “Kenapa kami tidak bisa mengusir roh jahat itu?”
BSB
BSB:
After Jesus had gone into the house, His disciples asked Him privately, “Why couldn’t we drive it out?”
29
IND
Jawab Yesus, “Roh jahat jenis ini hanya bisa diusir dengan berdoa dan berpuasa.”
BSB
BSB:
Jesus answered,
“This kind cannot come out, except by prayer.”
30
IND
Lalu Yesus dan murid-murid-Nya pergi dari tempat itu melalui daerah Galilea ke kota Kapernaum. Yesus tidak mau orang lain mengetahui di mana mereka berada,
BSB
BSB:
Going on from there, they passed through Galilee. But Jesus did not want anyone to know,
31
IND
karena Dia sedang memberitahu murid-murid-Nya, “Aku, Sang Anak Adam, akan diserahkan ke tangan orang-orang jahat dan akan mati dibunuh. Tetapi pada hari ketiga sesudah Aku mati, Aku akan hidup kembali.”
BSB
BSB:
because He was teaching His disciples. He told them,
“The Son of Man will be delivered into the hands of men. They will kill Him, and after three days He will rise.”
32
IND
Waktu itu murid-murid-Nya tidak mengerti maksud perkataan Yesus, tetapi mereka segan menanyakan hal itu kepada-Nya.
BSB
BSB:
But they did not understand this statement, and they were afraid to ask Him about it.
33
IND
Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Waktu mereka sedang berada di rumah, Yesus bertanya, “Apa yang kalian perdebatkan dalam perjalanan tadi?”
BSB
BSB:
Then they came to Capernaum. While Jesus was in the house, He asked them,
“What were you discussing on the way?”
34
IND
Namun mereka tidak berani menjawab, karena dalam perjalanan mereka mempersoalkan tentang siapakah yang paling tinggi kedudukannya di antara mereka.
BSB
BSB:
But they were silent, for on the way they had been arguing about which of them was the greatest.
35
IND
Maka Yesus duduk dan mengumpulkan kedua belas murid-Nya, lalu mengajarkan, “Kalau kamu mau menjadi yang nomor satu di mata Allah, kamu harus siap menjadi yang paling hina dan menjadi pelayan bagi semuanya.”
BSB
BSB:
Sitting down, Jesus called the Twelve and said,
“If anyone wants to be first, he must be the last of all and the servant of all.”
36
IND
Kemudian Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkan anak itu di tengah-tengah mereka. Sambil memeluk anak itu Dia berkata,
BSB
BSB:
Then He had a little child stand among them. Taking the child in His arms, He said to them,
37
IND
“Kalau kamu menerima dan melayani anak kecil seperti ini dengan alasan untuk memuliakan Aku, berarti kamu sudah menerima dan melayani Aku. Dan kalau kamu sudah melayani Aku, berarti kamu juga sudah melayani Allah yang mengutus Aku ke dunia ini.”
BSB
BSB:
“Whoever welcomes one of these little children in My name welcomes Me, and whoever welcomes Me welcomes not only Me, but the One who sent Me.”
38
IND
Kemudian Yohanes berkata kepada Yesus, “Guru, kami melihat seseorang mengusir setan-setan dengan memakai nama-Mu. Lalu kami melarang dia, karena dia bukan termasuk kelompok kita.”
BSB
BSB:
John said to Him, “Teacher, we saw someone else driving out demons in Your name, and we tried to stop him, because he does not accompany us.”
39
IND
Tetapi jawab Yesus, “Jangan larang dia. Karena orang yang membuat keajaiban dengan memakai nama-Ku tidak mungkin bisa langsung berbalik menghina Aku.
BSB
BSB:
“Do not stop him,”
Jesus replied.
“For no one who performs a miracle in My name can turn around and speak evil of Me.
40
IND
Kalau seseorang tidak melawan kita, berarti dia di pihak kita.
BSB
BSB:
For whoever is not against us is for us.
41
IND
Aku menegaskan kepadamu: Siapa pun yang menolong salah seorang dari kalian, sekalipun hanya memberi secangkir air minum, dengan alasan karena kamu adalah pengikut Kristus, dia pasti akan menerima upah dari Allah karena perbuatannya itu.”
BSB
BSB:
Indeed, if anyone gives you even a cup of water because you bear the name of Christ, truly I tell you, he will never lose his reward.
42
IND
Lalu Yesus berkata lagi, “Kalau ada orang menyebabkan anak kecil yang percaya kepada-Ku jatuh dalam dosa, orang itu akan mendapat hukuman yang sangat berat dari Allah. Sebelum dia melakukan dosa besar itu, lebih baik jika sebuah batu besar diikat ke lehernya lalu dia dibuang ke laut. Mengalami kengerian seperti itu jauh lebih ringan daripada hukuman Allah yang akan dia tanggung selamanya kalau menyebabkan seorang anak jatuh dalam dosa.”
BSB
BSB:
But if anyone causes one of these little ones who believe in Me to stumble, it would be better for him to have a large millstone hung around his neck and to be thrown into the sea.
43
IND
Lalu Yesus berkata lagi, “Kalau salah satu tanganmu menyebabkan kamu berbuat dosa, potong dan buanglah tanganmu itu! Jangan sampai tanganmu membuat kamu gagal menerima hidup kekal. Lebih baik kamu masuk surga dengan satu tangan, daripada tanganmu lengkap tetapi kamu masuk neraka, di mana apinya tidak akan pernah padam.
BSB
BSB:
If your hand causes you to sin, cut it off. It is better for you to enter life crippled than to have two hands and go into hell, into the unquenchable fire.
44
IND
Seperti yang tertulis dalam Firman TUHAN, ‘Di dalam neraka, belatung yang menggerogoti mereka tidak akan mati, dan api yang membakar mereka tidak akan padam.’
BSB
BSB:
Not in the BSB
Not in the earliest manuscripts
45
IND
Begitu juga kalau salah satu kakimu menyebabkan kamu berbuat dosa, potong saja kaki itu! Jangan sampai kakimu membuat kamu gagal menerima hidup yang kekal. Lebih baik kamu masuk surga dengan satu kaki daripada kakimu lengkap tetapi kamu dibuang ke dalam neraka yang apinya tidak akan pernah padam.
BSB
BSB:
If your foot causes you to sin, cut it off. It is better for you to enter life lame than to have two feet and be thrown into hell.
46
IND
‘Di dalam neraka, belatung yang menggerogoti mereka tidak akan pernah mati, dan apinya tidak akan pernah padam.’
BSB
BSB:
Not in the BSB
Not in the earliest manuscripts
47
IND
Dan kalau matamu yang sebelah membuat kamu berdosa, cungkil dan buanglah matamu itu! Lebih baik kamu masuk kerajaan Allah dengan satu mata daripada matamu lengkap tetapi kamu dibuang ke dalam api neraka.
BSB
BSB:
And if your eye causes you to sin, pluck it out. It is better for you to enter the kingdom of God with one eye than to have two eyes and be thrown into hell,
48
IND
‘Di dalam neraka, belatung yang menggerogoti mereka tidak akan pernah mati dan apinya tidak akan pernah padam.’
BSB
BSB:
where ‘their worm never dies, and the fire is never quenched.’
49
IND
“Sebenarnya, setiap pengikut-Ku akan diuji dengan kesusahan yang rasanya seperti panas api, tetapi setiap pengurbanan mereka akan menghasilkan dampak baik, seperti garam memberi rasa pada daging kurban yang dibakar di mezbah TUHAN.
BSB
BSB:
For everyone will be salted with fire.
50
IND
Kalian yang mengikut Aku bisa digambarkan seperti garam. Garam dipakai untuk membuat makanan lebih enak. Tetapi kalau rasa asinnya hilang, garam itu tidak akan berguna lagi. Jangan sampai kalian seperti garam yang kehilangan rasa asin! Biarlah kalian berguna dan hidup damai satu sama lain.”
BSB
BSB:
Salt is good, but if the salt loses its saltiness, with what will you season it? Have salt among yourselves, and be at peace with one another.”
Chapter complete
You’ve read Mark 9
Chapter 9 of 16 in Mark
Up next
Mark 10
Read Mark 10
Listen
Back to Mark 8
Go deeper
Commentary
What the commentators say on Mark 9
A question this chapter raises
Is it wrong to doubt?
IND
Indonesian Bible (TSI). Copyright © 2021 oleh Yayasan Alkitab BahasaKita (Albata) dan Pioneer Bible Translators International. Licensed under CC BY-SA 4.0 (creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0). Text from eBible.org; verses renumbered to the KJV scheme where they differ, otherwise unchanged.
BSB
The Holy Bible, Berean Standard Bible, BSB. Dedicated to the public domain. BereanBible.com
Mark 8
Mark 9
Mark 10